Antisipasi Gangguan Keamanan, Ditpamobvit Polda Banten Lakukan Pemeriksaan Seluruh Area PT Indo Raya Tenaga

Policeline.net – Personel Ditpamobvit Polda Banten melakukan pengamanan dan patroli pada Objek Vital Nasional maupun Objek Tertentu. Adapun pengamanan kali ini dilakukan di PT Indo Raya Tenaga yang berada di Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon. Selasa, (31/05).

Pengamanan dan patroli ini dipimpin oleh IPDA Mujianto selaku Perwira Pengawas (Pawas) di PT Indo Raya Tenaga dan didampingi oleh Aipda Jimmi HP Situmorang, Bripka Ahmad Cahyadi, Bripka Iman Bachtiar, Bripda Pahrurozi serta diikuti oleh Security PT Indo Raya Tenaga.

Saat dikonfirmasi, Dirpamobvit Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi membenarkan terkait pengamanan tersebut. Ia menyebutkan pengamanan ini sebagai bentuk upaya Polda Banten dalam memberikan jaminan keamanan kepada salah satu objek vital nasional maupun objek tertentu yang ada di wilayah hukum Polda Banten.

“Iya benar, bahwa hari ini personel Ditpamobvit Polda Banten telah melakukan patroli serta pengamanan di kawasan PT Indo Raya Tenaga. Dimana pengamanan ini sebagai bentuk upaya kita dalam memberikan jaminan keamanan kepada salah satu objek vital yang ada di wilayah hukum Polda Banten,” kata Edy Sumardi.

Edy Sumardi menjelaskan dalam pengamanan tersebut dilakukan oleh personel gabungan.

“Dalam kegiatan pengamanan ini, kita dibantu oleh rekan kita dari security yang ada di PT Indo Raya Tenaga untuk melakukan pemeriksaan di seluruh kawasan perusahaan. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Edy Sumardi.

Terakhir, guna mencegah penularan covid-19 personel Ditpamobvit Polda juga melakukan imbauan protokol kesehatan kepada seluruh karyawan dan masyarakat yang ada di sekitaran PT Indo Raya Tenaga.

Sementara itu, IPDA Mujianto yang memimpin kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan pengamanan tersebut berjalan dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah kegiatan pengamanan ini berjalan dengan aman dan lancar, dan selama patroli ini tidak ada gangguan yang menonjol yang mengakibatkan terganggunya kegiatan operasional perusahaan maupun kegiatan masyarakat sekitar,” tutupnya. (Bidhumas/Ambar Prayogi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.