Kronologi Pemukulan Polwan Kalteng yang Viral, Diduga Dibogem Oknum Anggota TNI Raider: Begini kejadiannya

  • Whatsapp
Korban pemukulan Bripda Tazkia Nabila Supriadi. /tangkapan layar instagram/@sikente12/

POLICELINE.NET-Seorang Polisi Wanita (Polwan)diduga dipukul oknum anggota TNI Raider di Kalimantan Tengah (Kalteng). Insiden ini langsung viral di media sosial dalam beberapa hari ini.

Namun perlu diketahui bagaimana sebenarnya kejadian tersebut, hingga terjadi pemukulan dan menjadi ramai dikomentari netizen.

Berikuti kronologis kejadian yang dirangkum GowaPos dari beberapa sumber:

Mulainya pada Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB dilaksanakan pengamanan Lomba Orasi dalam rangka memperingati Hari Asasi Manusia di Lapangan Barigas Mapolda Kalimantan Tengah.

Pukul 20.00 – 22.00 WIB, Personil Rainmas melaksanakan patroli KRYD dan mengimbau masyarakat tetap mematuhi prokes dan memberikan imbauan pada pemilik THM untuk tetap memperhatikan waktu.

Setelah patroli KRYD sekitar pukul 22.30 WIB, Personil Rainmas melanjutkan patroli harkamtibmas seputaran kota Palangkaraya.

Namun saat itu, terjadi hujan lebat sehingga Ipda Dhearny Adventy Grace Dachi memerintahkan untuk meneduh dan melaksanakan backup penjagaan di pos Mahir Mahar.

Selanjutnya anggota Raimas kembali ke Mako Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah dan melaporkan hal tersebut kepada pimpinan.

Insiden ini akhirnya viral dan banyak dikomentari netizen. Juga sampai diketahui Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa yang berjanji akan memproses hukum bila terbukti anggotanya terlibat keributan tersebut.

Setelah hujan reda, pukul 23.30 WIB personil raimas melanjutkan patroli Harkamtibmas sesuai dengan rute patroli, seperti melakukan pengecekan di Jalan Kawasan Pameran Temanggung Tilung Palangkaraya.

Juga para Polwan ini, memantau sekitar Senaman Mantikei Palangkaraya dan melakukan sambang pos penjagaan perumahan warga maupun pejabat umum.

Sampai dengan pukul 01.00 WIB, personil raimas selesai
melaksanakan Patroli Harkamtibmas.

Selanjutnya personil Rainmas berpakaian dinas lengkap dan body vest menjumpai kerumunan di tengah jalan Tjilik Riwut Km 02 di depan 02 Cafe & Sport Bar.

Lalu Bripda Niko Laos Risky turun melerai perkelahian. Namun mendapat perlawanan dari orang-orang yang mengaku
anggota dari Batalyon Rider 631 Antang.

Bripda Niko mendapat pukulan di bibir dan kepala. Juga polwan bernama Bripda Tazkia Nabila Supriadi dipukuli kepala dan luka memar di tangan kiri.

Melihat banyaknya anggota dari Batalyon Rider 631 Antang, Ipda Dhearny Adventya memanggil personil raimas yang standby untuk melerai kerumunan tersebut.

Namun setelah anggota Rainmas tiba kembali terjadi keributan. Akhirnya anggota kepolisian mundur dan melaporkan kejadian di Provost Batalyon Rider 631 Antang.

Namun laporan mereka tidak direspon dengan baik, bahkan diakui tidak anggota Rider yang keluar malam itu.***[pR]

KOMENTAR

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.